Pages

Banner 468 x 60px

 

Sabtu, 07 April 2018

Tafsir Ayat Penetapan Waktu Sholat Shubuh

0 komentar


Penafsiran Ayat tentang Waktu Sholat (QS. Al-Isra’: 78-79)

أَقِمِ الصَّلاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا (78) وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا (79)
Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa Allah telah memerintahkan Rasulullah saw untuk selalu menjaga (melaksanakan) sholat pada waktu-waktunya, dari mulai tergelincirnya matahari ketika siang hingga datangnya malam yang gelap, dan dirikanlah sholat shubuh (sholatul fajr). Maksud dari waqur’anal fajr agar memanjangkan bacaan Al-Qur’an ketika sholat shubuh, karena bacaan di dalam sholat shubuh tersebut disaksikan oleh para malaikat malam dan siang. Sebagaimana terdapat dalam hadis “para malaikat malam dan siang mencatat amal kalian, kemudian mereka menghimpunnya pada sholat ashar dan sholat shubuh...”. Para mufassir menyatakan bahwa ayat tersebut menunjuk (isyarah) pada sholat-sholat fardhu; tergelincirnya matahari merupakan petunjuk untuk sholat dhuhur dan ashar, datangnya malam yang gelap merupakan petunjuk untuk shalat maghrib dan isya’, qur’anal fajri menunjukkan pada shalat fajr (shubuh). Jadi ayat ini merupakan patokan atau simbol untuk sholat lima waktu.
Dalam ayat 79 maksudnya tegakanlah dari sebagian malam kalian (setelah tidur) untuk bersujud dengan membaca Al-Qur’an (sholat) sebagai amalan utama dan tambahan untukmu. عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا , penafsirannya adalah “Wahai Muhammad semoga Allah menempatkanmu pada hari kiamat di tempat yamg mulia, yakni syafaat yang agung, yang mana orang-orang dari awal hingga akhir memujimu”. Kata عَسَى dalam ayat tersebut bermaksud sebagai pembenaran atas janji Allah yang pasti (tidak akan menyalahi janji-Nya). Sebagaimana pendapat Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa عَسَى  tersebut berarti pasti.


As-Shabuni, Muhammad Ali. 1976. Shofwatu Tafaasir juz 1, Kairo: Darul Hadits

0 komentar:

Posting Komentar

Jogjaku Istimewa

Jogjaku Istimewa Jogja? Ya, Kota Jogja atau Kota Yogyakarta sudah tak asing lagi di telinga kita. Di sinilah kami berjuang bersam...